Perjalanan Turis ke Jepang (2)

Dear readers

20170711_185525

Selamat datang!

Di tulisanku yang kedua, ini lebih mengarah pada cara membuat visa yang secara khusus untuk WNI (Warga Negara Indonesia) yang tidak berdomisili di Indonesia. Nah, dalam ceritaku ini karena aku di Malaysia, aku harus ngurusin visa kunjungan ke Jepang di Kuala Lumpur. Kalau paspor kamu sudah berformat e-passport, nah kamu enggak perlu ribet ngurusin karena kerjasama antar negara jadi bisa bebas deh masuk ke Jepang selama 15 hari.

Tapi, pas deh kemudahan sedang tidak berpihak, karena waktu 2016 pasporku akan habis masa berlaku akhirnya mesti urus di KBRI Malaysia dan ternyata mereka belum ada fasilitas untuk e-passport dan semua harus pakai paspor manual.

(Untuk proses perpanjangan paspor di Malaysia, akan dibahas di artikel yang lain ya :))

Nah, memang sudah banyak informasi di internet tentang cara dan keperluan apa saja yang perlu dipersiapkan. Tapi kebanyakan tidak sesuai dengan kenyataan yang aku alami sendiri. Waktu di Malaysia, kondisi visa kerjaku sudah hampir habis dan masih dalam pikiran panjang apa bakal lanjut atau pulang ke Indonesia (capek deh, beneran), maka dari itu, aku cari informasi dong di laman web dan nemuin ini http://lifestylehappens.asia/how-to-apply-japan-visa-for-foreigner-in-malaysia/ ditulis oleh Filivi Alexander dan jujur ini sangat membantu karena dia menuntun untuk langkah-langkah yang harus dilakukan.

www.mofa.go.jp

Di laman web ini, semua informasi yang kita perlukan untuk membuat visa ke Jepang tersedia. Tentu persyaratannya berbeda karena tiap pekerja Indonesia tentu punya tenggat waktu visa kerja yang berlainan. Melihat persyaratan yang kelihatannya gampang-gampang sulit, otomatis dong kepikiran ‘GIMANA YA CARA NGEYAKININ PETUGAS KEDUTAAN JEPANG?’ kan enggak lucu gitu, setelah sampai di Kansai airport atau Narita airport dan kita harus dideportasi karena enggak boleh masuk Jepang. Akhirnya sebuah surat kusertakan dengan penuh kesungguhan dan niat hati untuk membuat surat pernyataan yang bunyinya kira-kira seperti ini :

1512065254817
Contoh Surat berkaitan dengan visa kerja yang akan habis masa berlaku

Proses pembuatan visa Jepang termasuk cukup cepat, hari Rabu datang ke kedubes Jepang di Kuala Lumpur dan membayar biaya pembuatan visa, beres deh. Hari Jumat dalam minggu itu langsung selesai!

20170710_185418
Tada! Akhirnya tiket pun terbeli dan siap cus!

Nah, keunggulan kedubes Jepang ini ada beberapa hal yang membuat aku sendiri impressed dengan mereka (Berharap KBRI Indonesia suatu saat juga begini)

  1. Disiplin (HP harus dititipkan di pos jaga, dan bisa diambil saat kita pulang)
  2. Sepi (Waktu mengurus cuman ada 3-4 orang)
  3. Cepat (Tidak perlu nunggu lama, tunggu 2 nomor antrian dan langsung dipanggil)

Kelebihan tentu datang dengan kekurangan :

  1. Ketat (Setiap datang harus isi identitas lengkap ribet juga karena masih pakai kertas)
  2. No HP (Ga bisa eksis kan, nunjukin kalau ngurus visa :p)

Akhirnya! Siap deh untuk cus ke Jepang 😀

Gimana cerita kunjungannya? Nantikan di artikel selanjutnya ya!

20170711_073708
Enter a caption

I’m leaving on a jet plane (Lagu doang)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s